Share

‘Tuhan, tunjukkan di mana anak saya’: Mereka yang menolak menyerah mencari kerabat yang hilang

Gabriella dan Windy berada di sekolah saat gempa dan tsunami melanda Palu, akhir September lalu. Gedung sekolah mereka terdampak likuifaksi dan hingga saat ini mereka masih belum ditemukan.

Pemerintah mengumumkan akan menghentikan upaya pencarian korban pada Kamis (11/10). Namun, orang tua Gabby dan Windy menolak menyerah.

“Jika Tuhan ambil anak saya dengan cara ini, saya pasrah. Tapi tunjukkan di mana dia,” ujar Seska, ibu Gabby, sambil berlinang air mata.

Sementara Micha Mantong, ayah Windy, masih menyimpan harapan putrinya selamat. “Ada yang lihat Windy, mungkin dia ikut orang menyelamatkan diri,” katanya.

Hingga Kamis (11/10), korban tewas akibat bencana alam di Sulawesi Tengah berjumlah 2045 orang, ratusan masih hilang dan ribuan lainnya dikhawatirkan tewas tak teridentifikasi karena likuifaksi.

Leave a Comment